dikala malam menyongsong pagi, terdengar rintihan tangisan dari sudut-sudut kamar, terdengar seperti tangisan seorang wanita yg merintih kesakitan, dari sudut kamar terlihat seorang wanita duduk sambil memeluk kedua kakinya dan tanpa expresi, tanpa linangan air mata, keliahatan tanpa isak tangis, lalu dari manakah suara rintihan tangisan itu,akhirnya fajar mulai menampakkan cahanya dan suara rintihan itu mulai menghilang, wanita tersebut tdk sedikitpun beranjak dari tempatnya duduk, seperti membeku dalam khayalan pikiran yg memenjarakannya,
hati bertanya2, rintihan tangis seorang wanita yg sebenarnya hanya diam membeku dgn tatapan kosong,
ternyata rintihan tangisan itu berasal dari dalam hati wanita tersbut,
hati bertanya2, rintihan tangis seorang wanita yg sebenarnya hanya diam membeku dgn tatapan kosong,
ternyata rintihan tangisan itu berasal dari dalam hati wanita tersbut,
hanya karena tdk mampu untuk mengeluarkan segala keluh kesahnya dia menjadikan hatinya sebagai gudang untuk menyimpan tangisan dan rasa sedih yg tdk terbendung, menjadikan batinnya sebagai hantaman pahitnya masalalunya, dan menyimpan masalah dan semua rasa sakitnya dihati,
dikala senja mulai menghilang, rintihan tangisan hatinya mulaii tak terbendung dan akhirnya tdk sanggup lagi menopang segala masalah yg dihadapinya dihati,
dikala senja mulai menghilang, rintihan tangisan hatinya mulaii tak terbendung dan akhirnya tdk sanggup lagi menopang segala masalah yg dihadapinya dihati,
ROT - - - - - -






0 komentar:
Posting Komentar